Tags

, , , ,

lion air logoIya betul…. Lion Air adalah LCC pertama yang ahstravelling.com tumpangi bersama sang photographer 🙂 sejak ahstravelling.com mendeklarasikan diri sbg dot com di sekitar akhir tahun 2015 yang lalu. 😀

Alhamdulillah….

Tdk sampai setahun sdh bisa tulis artikel LCC. 🙂 Semoga bisa lebih banyak lagi tulis artikel mengenai flight, tdk hanya LCC tapi juga maskapai besar lainnya. Aminnnn…..

Okey langsung saja…..

lion air - traveloka tiket

Merasakan LCC pertama dalam flight Denpasar to Surabaya. Pembelian tiket di lakukan online sejak sekitar 3 minggu sebelum keberangkatan. Sempat galau secara waktu itu Lion Air tengah di penalti gara – gara adanya insiden salah antar penumpang LN yang masuk ke kedatangan domestik. Namun kegalauan sirna begitu mendapat info dari kolega bahwa my flight is clear, you may go as written on schedule. Dan juga tambahan info dari travel agent bahwa my booking code is clear and ready to flight.

Nah bagaimana impresinya….?

Sesampai di di Bandara Inernasional Ngurah Rai AhsTravelling.com langsung menuju ke loket Check In. Sepi mzbro & mbsiz. Jadi kaga pake antri – antrian langsung check in. Masukkan satu travelling bag ke bagasi. Pelayanan cepat. Petugas check in datar tdk ramah namun juga tidak ketus. 🙂

Setelah itu langsung menuju ke ruang tunggu di gate 6. Impresi Bandara yang juga merupakan bandara pertama yang di kunjungi sejak ahstravelling.com berdiri, termasuk impresi ruang tunggu, fasilitas dll di tulis di artikel terpisah, dan bisa di baca di sini.

ngurah rai airport - gate5

Flight sesuai schedule. Informasi yang terpampang di display di dalam raung tunggu juga informatif. Begitu ada announcement kami langsung bergegas. Di gate sekali lagi kami diminta utk menunjukkan kartu ID. Ini adalah kali ketiga kami diminta menunjukkan kartu ID sejak kami masuk ke area terminal keberangkatan bandara.

Dari gate kami menuruni anak tangga manual. Kemudian lanjut berjalan menuju anak tangga pesawat di bawah terik sinar matahari siang denpasar yang aduhai 🙂 Kebayang kalo bawa tentengan banyak, bisa ngos – ngosan gobyos sampai kabin heheh…. beruntung 1 tavelling bag sudah masuk bagasi.

Masuk kabin. Terlihat 2 pramugari sudah membaur dengan penumpang yang sedang sibuk memasukkan barang ke bagasi atas tempat duduk dalam kabin. Terlihat cuman mengawasi saja mereka. Penumpang yang ribet dhewe masukin barang bawaan. Termasuk ahstravelling yang sempat di tunjukkin muka kecut pramugari krn terlalu lama mengatur barang … hehe…. harap maklum soale bawa barang pecah belah.

Posisi tempat duduk 3 vs 3. Di sekitar tempat duduk ahs ada total 4 tempat duduk kosong, masing – masing di deretan ahs kososng 1, sampaing kiri ahs kosong 1, depan kiri kosong 2. Kemudian satu persatu penumpang datang tergopoh – gopoh. Bahkan satu penumpang datang di last minute persis setelah pintu pesawat mau di tutup. Sebenarnya sdh di tutup sih, tapi blm sampai di kunci buka lagi untuk masukin satu penumpang kancrit tadi. #ehhh Busyet…….

Terlihat on schedule. Langsung hilang mindset mengenai LCC selama ini. Ada yang tulis molor lah, delay lah, ac panas lagh, br*ngs*k lagh dst….. semua menguap. Cuman satu yang masih ada…. pramugari datar, tidak ramah hehe…..

Okey…. sop jalan. Tunggu satu pesawat landing di runway. Terlihat pesawat thai air mendarat sebelum kami masuk runway dan take off…..

On schedule. Mulai perhatikan kabin. Sempit bro haha….. ahs memiliki ukuran tubuh atletis 😀 tinggi badan sekitar 175. Cocok nya duduk di kabin pilot neh hehe…..Pun demikian ini tidak terlalu mengganggu secara penerbangan yang hanya di tempuh dalam waktu sekitar 40 menit dari Denpasar menuju Surabaya.

Landing lancar. Penumpang tertib. Turun pesawat antri tertib. Masuk ke shuttle bus di antar ke terminal 1 kedatangan domestik Bandara Juanda.

Sedikit mengenai shuttle bus. Shutlle bus ok. Ac dingin. Bersih. Ada tempat duduk untuk sekitar 15 orang. Kami aman, dapet tempat duduk. Yang area stand di lengkapi pegangan juntai yang terlihat ok.

Satu catatan ahs disini. Shuttle bus yang mengantar kami ke terminal kedatangan. Entah karena rusak, lupa atau sengaja. Pintu samping kanan & kiri shuttle bus tidak di tutup saat shuttle bus berjalan mengantar kami dari bawah pesawat menuju terminal kedatangan. Ga safety saja kalau menurut Ahs.

Masuk ke terminal kedatangan. Terlihat terminal ini sudah ‘lusuh’ termakan usia. Beda sekali impresi nya dengan terminal keberangkatan di Ngurah Rai tadi. Kalau di keberagkatan ngurah rai terkesan wah pandhang njingglang. Maka kedatangan domestik juanda ini terasa lebih kusam & remang hehe…..

Lanjut ke pengambilan bagasi. Nunggunya luama. Sampai pegel berdiri nunggu bagasi di ban berjalan.

So Overall ok juga sih LCC Lion Air ini, dalam konteks ini adalah flight dari Ngurah Rai ke Juanda. Cuman sedikit catatan mengenai shutlle bus seperti di atas yang dalam hal ini i believe that was a ground handling responsibility cmiiw…..

See you on the next flight … 🙂

gambar: wikipedia, ahstravelling.com

Ahstravelling.com
email: ahstravelling@gmail.com
FB Fans Page: https://www.facebook.com/AhsTravelling/
Twitter: @Ahs_Travelling

Advertisements