Tags

, , ,

Seperti kita ketahui bersama bahwa ada 2 cara untuk bisa mendapatkan paspor. Yaitu cara offline dan cara online.

Berdasarkan riset singkat, dan berdasarkan beberapa informasi yang masuk, untuk cara offline menurut ahs sangat tdk ‘manusiawi’.

Dimana untuk bisa mendapatkan no antrian saja, pemohon paspor ada yang rela datang ke kanim mulai pk 04.00 subuh. Bahkan beberapa informasi mengabarkan ada yang rela menginap di ’emperan’ kanim malam sebelumnya…. huaahhhhhhh…..

Itu terjadi di kanim surabaya giant maspion square.

Nah untuk cara online ada 2 metode. Apa sajakah itu? yuk dicekidot….

Update:
Per 2 Okt 2017 Kanim Tanjung Perak Surabaya sdh tidak melayani antrian offline.

Cara online memiliki 2 metode yaitu online berbasis web & online via aplikasi android. Saat ahs coba beberapa waktu yang lalu, untuk yang berbasis web sering gagal akses. Entah karena banyak calon pemohon yg sedang akses di saat yang bersamaan atau servernya yang saat itu memang sedang bermasalah.

Antrian Paspor Online berbasis web bisa di akses di
https://antrian.imigrasi.co.id

Karena saat mencoba sering gagal akses, maka ahs coba yang metode kedua yaitu via aplikasi android. Kalau dari sisi uptime, aplikasi antrian paspor yang berbasis android ini tampak lebih tangguh di banding yang berbasis web. Setidak nya saat ahs coba. Di saat aplikasi berbasis web gagal akses, aplikasi yang under android lancar jaya di akses. Kondisi berbeda mungkin bisa saja di temui.

Tampilan nya seperti berikut.


Output dari aplikasi ini adalah Bukti Cetak Elektronik Layanan Antrian Paspor Online, yg bisa langsung di download setelah anda melakukan klik tombol simpan utk menyimpan data pemohon. Selain itu, Bukti Cetak Elektronik tsb juga akan secara otomatis di kirim ke email yang anda gunakan saat buka akun di aplikasi sistem antrian online.

Bukti Cetak Elektronik berbentuk file pdf yang berisi data pemohon, seperti yg sdh anda input di aplikasi, yang di lengkapi dengan barcode. Bukti Cetak inilah yang perlu di bawa ke kanim & tentunya dengan dilenkapi dokumen – dokumen seperti yang telah di sebutkan di persyaratan pengajuan paspor.

Untuk persyaratan dokumen apa saja yang perlu di bawa saat pengjuan paspor bisa di cek langsung ke situs Imigrasi atau tanya mbah google juga boleh. kalau di jelaskan di sini jadi kepanjangan artikelnya. 🙂

Jujur ahs merasa sangat terbantu dengan adanya aplikasi tsb. Cuman sedikit catatan, bahwa aplikasi yang sudah bagus tetap perlu di maintain dan di sempurnakan lagi. seperti diantaranya sisa quota yang tidak uptodate untuk tanggal tertentu. Yang ahs temui, ahs coba untuk apply di tgl 1 pagi, terlihat sisa quota 86. tapi saat coba apply, terjadi error “quota habis”. Seperti itu.

Nilai plus nya, antara sistem yang berbasis web dgn yang under android menggunakan database yg sama sehingga jika anda telah mendaftar via android, maka akun anda juga bisa di gunakan utk login via web.

Pun demikian, meski sistem online terlihat lebih enak, krn tidak perlu antri fisik utk dapet nomor. Sistem online ini sejatinya di batasi quota. Jadi 1st come 1st serve. Siapa cepat dia dapat.

Terpantau utk kanim Juanda saat ahs coba, quota tersedia utk pengajuan bisa mencapai 3 minggu ke depan. Jadi antri sekarang, datang ke imigrasi nya 3 minggu kemudian. Itu untuk yg Kanim Juanda. Utk kanim Perak agak longgar, 1 mingguan.

So bagi yg ingin mengajukan paspor via online, harap perhatikan ketersedian quota pengurusan paspor. Bagi yg susah cuti, mendingan pastikan dulu anda dapat jadwal kapan, baru ajukan cuti ke boss…. Jangan ajukan cuti dulu baru apply online. Bisa2 quota di tgl anda cuti sdh habis di ambil org lain.

Demikian semoga bermanfaat.

#AntrianPasporOnline
#AplikasiAntrianPasporOnline
#AplikasiAndroidAntrianPasporOnline

Advertisements