Tags

,

Danau Toba…. Pesona Nusantara yang hampir pudar.

Guna mendukung usaha pemerintah dalam menggemakan kembali Danau Toba, dan juga muwujudukan keinginan pemerintah yang memproyeksikan kawasan Danua Toba sebagai Monaco of Asia, maka tak berlebihan jika PT. AP 2 mengembangkan bandara Silangit.

Bandara terdekat dengan Danau Toba, yang berjarak sekitar 30 – 60 menit perjalanan darat, seperti yang diungkapkan dalam press release PT. Angkasa Pura 2 beberapa hari yang lalu.

Berikut petikan lengkap press release tersebut.

PT Angkasa Pura II (Persero) Kembangkan Bandara Silangit

bandara silangit - eksisting

bandara silangit - pengembangan

bandara silangit - pengembangan tampak atas

TANGERANG – PT Angkasa Pura II (Persero) berkomitmen mengembangkan Bandara Silangit di Tapanuli Utara sebagai bagian dari upaya mendukung pariwisata Indonesia khususnya kawasan Danau Toba yang diproyeksikan pemerintah menjadi Monaco of Asia.

Bandara Silangit yang dikelola PT Angkasa Pura II (Persero) merupakan bandara terdekat menuju Danau Toba, dengan jarak tempuh melalui jalur darat hanya 30 menit hingga 1 (satu) jam.

Adapun pada 4 – 5 Februari 2016, Menteri Perhubungan Ignasius Jonan, President Director PT Angkasa Pura II (Persero), dan Bupati Tapanuli Utara Drs. Nikson Nababan meninjau langsung Bandara Silangit terkait dengan operasional dan rencana pengembangan.

President Director PT Angkasa Pura II (Persero) Budi Karya Sumadi mengatakan, “Pengembangan Bandara Silangit berkonsep modern dengan tetap memegang nilai tradisional, dapat dilihat dari desain terminal yang berkiblat ke rumah Bolon Toba Khas Tapanuli Utara. Secara keseluruhan, bandara akan dikembangkan dalam tiga tahap dimana nantinya setelah pengembangan tahap ketiga usai maka bandara akan bisa didarati pesawat berbadan sedang Airbus A320 Neo atau sejenis.”

“AP II berterima kasih kepada seluruh pihak yang mendukung diantaranya Pemkab Tapanuli Utara, Pemprov Sumatera Utara, dan Kementerian Perhubungan sehingga pengembangan Bandara Silangit ini dapat berjalan lancar. Kami optimistis melalui pengembangan ini akan semakin banyak maskapai berminat membuka penerbangan langsung atau direct flight ke Bandara Silangit sehingga dapat mempermudah akses bagi wisatawan mancanegara maupun lokal berwisata ke kawasan Danau Toba,” tambah Budi Karya Sumadi.

Untuk diketahui, tahapan-tahapan pengembangan Bandara Silangit merupakan program RKAP yang telah mendapatkan persetujuan dari Kementerian BUMN selaku pemegang saham PT Angkasa Pura II (Persero).

Adapun pengembangan Tahap I diantaranya mencakup pengembangan runway menjadi 2.450 x 45 m sehingga pesawat jet berkapasitas lebih besar dapat mendarat di mana hal ini juga berdampak kepada lebih terjangkaunya tiket penerbangan langsung menuju Bandara Silangit.

Di samping itu, PT Angkasa Pura II (Persero) juga melakukan pengembangan secara keseluruhan di kawasan Bandara Silangit dengan membangun terminal kargo dan area parkir kendaraan.

Guna mendukung faktor keselamatan dan keamanan, gedung unit Pertolongan Kecelakaan Penerbangan dan Pemadam Kebakaran (PK-PPK) juga akan diperluas sehingga dapat lebih banyak memiliki peralatan dan kendaraan keselamatan.

HEAD OF CORPORATE SECRETARY & LEGAL
AGUS HARYADI

Demikian semoga bermanfaat…

Ahstravelling.com
FB Fans Page: https://www.facebook.com/AhsTravelling/
Twitter: @Ahs_Travelling

Advertisements